Wajah openSUSE-id: Mohammad Edwin Zakaria

Nickname: Mohammad Edwin Zakaria
Pekerjaan: Pekerja IT
Tempat Tinggal: Jakarta
Hobi: Jalan-jalan, baca buku, main gitar kalau ada waktu
Motto: Gak ada yang spesifik. Hidup seperti air yang mengalir dan berusaha tidak punya banyak keinginan

* * *

Perkenalkan diri Anda

Saya Edwin, saat ini bekerja di salah satu perusahaan IT di Jakarta. Saya menggunakan openSUSE di laptop, PC dan server.

Ceritakan latar belakang Anda di dunia komputer?

Sebenarnya kuliah saya dulu di jurusan mesin, spesialisasi di pengukuran teknik. Walaupun sekarang udah lupa semua hahaha. Kenal komputer karena di akhir-akhir kuliah dulu diperkenalkan dengan ADC (analog to digital converter) dan diminta utk akuisisi data pertukaran kalor. Akhirnya harus ngoprek2 sendiri dan belajar ke anak elektro dan komputer. Selepas kuliah saya bekerja di sebuah badan riset dan sebagai junior saya ketiban kerjaan mulai dari CAD/CAM, OS (solaris, sgi, hp-ux), data transfer, sampai ngurusin internet yang waktu itu tahun 1994 orangnya masih sangat sedikit. Kemudian saya sekolah lagi, kali ini yang berhubungan dengan dunia IT. Dan akhirnya keterusan di bidang IT.

Kapan mulai mengenal openSUSE?

1998, dulu namanya masih SuSE. Sebelumnya saya sudah pake Slackware dan Red Hat. Sejak 2007 saya single boot dengan openSUSE/linux.

Mulai kapan Anda bergabung dengan komunitas openSUSE-id?

Lupa. Mungkin sejak awal ya, lupa tahunnya. Saya sempat vakum nggak ngikutin openSUSE Indonesia mulai sekitar akhir 2006 dan sepanjang 2007 karena dikontrak EADS/Astrium Perancis dan sibuk banget waktu itu. Tapi seinget saya sebelum itu saya sudah beberapa kali kopdar sama Vavai, Boni, Donny Bhayangkara, M. Yamin, Edy Purwanto. Selain Vavai saya gak pernah ketemu lagi sama yang lain.

Dengan cara bagaimana Anda ikut berpartisipasi mengembangkan openSUSE?

Jaman dulu, testing, bug reporting dan ngusulin workaround atau solusi untuk kernel quirk masalah sound ke developer. Akhir-akhir ini sih cuma ngomporin yang muda-muda, biar gak minder di pergaulan dunia 😀

Apa motivasi Anda bergabung di komunitas openSUSE-id?

Dulu untuk cari teman sesama “korban” openSUSE. Sekarang lebih ke arah sharing, coaching kalau bisa, dan berusaha mengangkat potensi anak-anak muda.

Ungkapkan dengan kata-kata yang singkat tentang openSUSE!

Lingkungan yang ramah bagi Anda (your friendly neighborhood).

Menurut Anda, apa yang kurang dari openSUSE?

Kalau kekurangan ya banyak, ga ada yang sempurna. Tapi untuk penggunaan saya sehari-hari ya cukup.

Seseorang menanyakan kepada Anda kenapa dia harus memilih openSUSE dibandingkan distro lain. Apa argumen Anda untuk meyakinkan dia?

Saya gak akan berusaha meyakinkan dia, kalau dia senang dan cukup untuk kebutuhannya silakan dipake. Kalau dirasa kurang pas ya silakan ke distro sebelah.

Anggota openSUSE-id yang pernah Anda temui secara langsung?

Banyak. Capek ngetiknya 🙂

Berapa icon yang ada di desktop Anda?

Saat ini karena di laptop dan sedang buka banyak kerjaan dan aplikasi ada 15 🙂

Foto Desktop Anda?

Aplikasi apa yang tidak bisa Anda tinggalkan? Dan kenapa?

vim, konsole, kate, firefox. Karena saya butuh editor dan shell. Firefox untuk ngirim-ngirim email, nyari dokumentasi dan contekan 😀

Fitur apa yang paling mendesak harus segera ada di openSUSE?

Banyak yang bilang ada beberapa tools yang gak seamless integrasinya di openSUSE. Mungkin ini perlu diperbaiki.

DE yang paling Anda sukai dan kenapa?

KDE, karena sudah terbiasa dengan tools-tools bawaannya

Kemampuan komputer yang sudah dimiliki dan yang ingin Anda miliki terkait dengan openSUSE dan LInux pada umumnya?

Ah saya cuma bisa ketak ketik doang. Dan sesuai motto saya usahakan tidak punya banyak keinginan… Lebih baik kita jadi spesialis dari sedikit hal

Internet mati selama seminggu, apa yang Anda lakukan?

Olah raga, baca buku, jalan-jalan

Kalau Anda mendapatkan uang Rp. 1 milyar, apa yang akan Anda lakukan dengan uang itu?

Sebagian akan saya pake naik haji dengan ONH plus, karena antrian saya masih lama 🙂 Sebagian akan saya pake jalan-jalan. Sebagian akan saya donasikan, silakan kirim proposal.

Terakhir, Sebutkan harapan Anda untuk masa depan Komunitas openSUSE Indonesia?

Makin besar dan solid dan jangan lupa ikut serta di proses pengembangan di proyek-proyek openSUSE maupun pada proyek hulu. Juga makin gencar menyebarkan pemanfaatan open source bersama-sama komunitas lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *