Rafi dan openSUSE

Rafi, berkacamata, nomor 3 dari kanan

Sekilas mengenai Rafi dan kesibukannya.
Muhammad Rafi, Beliau adalah mahasiswa STT Nuruf Fikri. Jiwa muda, sosok idealis. Pertama ikut berkontribusi di proyek perangkat lunak bebas dan terbuka setelah dirayu-rayu oleh Pak Ahmad Haris saat mengisi acara di kampus Nurul Fikri. Kiprahnya diawali menjadi Koordinator Humas BlankOn Linux. Kemudian menjadi inisiator kegiatan-kegiatan komunitas di seputar Jabodetabek, diataranya Proyek Penerjemahan openSUSE dan GCompris ke dalam Bahasa Indonesia. Ikut dalam beberapa pameran diantaranya Habibie Festival bersama komunitas openSUSE Indonesia, Ridon dan BlankOn Linux.

31 Januari 2018, kabar ini tiba di kami, Komunitas openSUSE Indonesia.
Muhammad Rafi kecelakaan di perjalanan menuju Puncak, Bogor. Parah, dan sedang dicarikan Rumah Sakit di Bogor. Selama proses perawatan, komunitas beramai-ramai turun tangan dan melakukan penggalangan dana melalui tranfer langsung maupun melalui https://kitabisa.com/pendarahanotakrafi. Selain itu juga menurunkan relawan untuk membantu pihak keluarga saat-saat penanganan di rumah sakit. Muhammad Rafi mengalami cidera parah dibagian batang otak, paru dan patah tulang.

Setelah dirawat 9 hari, berganti dua rumah sakit. UGD RSP Cisarua hingga berpindah ke RS Mulia Padjajaran Bogor, Jumat, 9 Februari 2018 pukul 15.15 WIB, Muhammad Rafi menghembuskan nafas terakhir.

Sungguh merupakan kehilangan besar bagi kami. Sosok muda, humoris, penuh semangat. Komunitas openSUSE id mengaturkan turut berduka cita dan mendoakan tempat terbaik di sisiNya dan semoga Tuhan memberikan ketabahan untuk keluarganya di masa-masa sulit ini.

Selamat jalan kawan. Terimakasih atas segala bakti. Doa kami menyertaimu.

 

___

Ditulis oleh Estu Fardani, disunting dan diposkan oleh Kukuh Syafaat. Foto dokumentasi GLiB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *